Ini yang ditakutkan para blogger: berhenti menulis.
Sudah sebulan sejak terakhir kali saya posting tulisan. Padahal, waktu memulai blog ini saya yakin bisa posting setiap hari. Atau, setiap dua atau tiga hari. Atau paling tidak satu kali sepekan. Toh yang saya tulis kegiatan sehari-hari saya.
Sepuluh hari pertama berjalan cukup baik. Hampir setiap hari saya posting tulisan. Kemudian berhenti. Alasan: Sibuk.
Saya tahu sibuk tidak bisa (selalu) jadi pembenaran tidak menulis. Okelah satu atau dua hari tidak posting, tapi sebulan? Itu tidak masuk akal. Tidak bisa dimaafkan.
Anda pasti setuju.
Kalau Anda seorang bos, lalu meminta staf Anda untuk membuat laporan setiap hari tetapi dia tidak mengerjakannya dengan alasan sibuk, apakah Anda masih mempercayainya? Atau justru memecatnya?
Syukurlah, bos saya adalah saya sendiri.
Bukan Anda.




