Semua Melakukannya

Ini hari kelima, atau keenam, tukang sampah tidak datang. Sampah di tempat sampah di depan rumah menumpuk. Beberapa tetangga memilih solusi yang paling praktis: membakarnya.

Itu sudah jadi kebiasaan. Bahkan ketika sampah belum menumpuk, daun-daun kering, kertas, dan plastik disapu, dikumpulkan, lalu dibakar. Biasanya sekitar pukul enam pagi. Asapnya menyebar ke mana-mana. Baunya menempel di pakaian orang yang berangkat kerja atau sekolah, atau yang baru dijemur. Saya yang keluar untuk berolahraga pun lebih memilih jalan lain.

Pernah terpikir menegur. Tapi tidak jadi. Takut ribut. Orang seperti itu tidak akan pernah merasa bersalah. Karena dia berpikir bahwa semua orang melakukannya.