Saya merasa harus menulis ini. Penting!
Sudah menjadi rutinitas pagi saya mencatat jumlah kunjungan ke sebuah website perusahaan yang saya kelola. Jumlah kunjungan itu nantinya akan dibandingkan dengan telepon atau pesan WhatsApp yang diterima sales support perusahaan.
Tapi pagi ini website itu error. Tidak bisa dibuka. Di situ tertulis: There has been a critical error on this website.
Mungkin ada clash atau konflik di plugin, pikir saya. Sambil deaktif plugin, saya hubungi pihak hosting. Pihak hosting menunjukkan sreenshot tampilan website.
Tentu saja. Website sudah bisa online lagi setelah plugin non aktif. Meski begitu saya masih merasa tidak puas. Error itu bisa saja terjadi lagi.
Saya tanya ChatGPT. ChatGPT bilang kemungkinan masalahnya ada di sini:
- Plugin bentrok atau rusak
- Theme error
- Update WordPress gagal
- Versi PHP tidak cocok
- Memory limit habis
- File core WordPress corrupt
Saya curiga nomor dua yang jadi sumber masalahnya. Kenapa?
Di dasbor wordpress pesan “an automated WordPress update has failed to complete” muncul terus. ChatGPT menjelaskan bawa auto update yang gagal membuat sistem menganggap masih terjadi maintenance. Padahal tidak ada. Pesan itu berasal dari file .maintenance yang di dalam folder public_html (/public_html/.maintenance).
Saya kemudian menghapus file itu lewat cPanel dan pesan “an automated WordPress update has failed to complete” itu pun hilang. Saya aktifkan lagi semua plugin dan tampilan website kembali normal.
Mungkin buat sebagian Anda ini masalah sepele. Tapi bagi saya, ini bisa jadi bahan tulisan di blog.

